Membaca Offer Letter Tanpa Bingung
Selamat — tapi sebelum tanda tangan, pastikan kamu paham tiga hal di suratnya:
- Angkanya bruto atau bersih? Ini pertanyaan paling penting dan paling jarang ditanyakan. Kalau bruto, yang masuk rekening akan lebih kecil.
- Rinciannya apa saja? Gaji pokok, tunjangan tetap, tunjangan tidak tetap. Komposisi ini menentukan nilai THR dan pesangonmu nanti — bukan cuma total angkanya.
- Statusnya apa? Karyawan tetap (PKWTT), kontrak (PKWT), atau peserta magang. Hak yang melekat berbeda-beda.
Bertanya soal ini tidak membuatmu terlihat rewel — justru menunjukkan kamu teliti. Cek hitungannya di Kalkulator Gaji Pertama.
Kenapa Gaji Pertama Lebih Kecil dari yang Dijanjikan
Hampir semua orang kaget di gajian pertama. Ada dua penyebab yang wajar:
- Potongan BPJS — bagian karyawan umumnya 4% dari upah (BPJS Kesehatan 1%, JHT 2%, JP 1%). Ini bukan uang hilang: saldo JHT tetap milikmu.
- PPh 21 — untuk gaji awal, sering kali pajaknya Rp0 karena penghasilan setahunmu masih di bawah PTKP. Jadi kalau slipmu menunjukkan pajak nol, itu normal, bukan kesalahan.
Penyebab ketiga yang sering bikin kaget: gaji bulan pertama dihitung prorata kalau kamu mulai kerja di tengah bulan, dan bisa juga tertunda karena cut-off payroll sudah lewat. Tanyakan tanggal cut-off ke HR saat onboarding — hitung porsinya di Kalkulator Gaji Prorata.
Hak Karyawan Baru yang Wajib Kamu Tahu
- Masa percobaan maksimal 3 bulan — dan selama masa itu kamu tetap berhak digaji minimal upah minimum yang berlaku di daerahmu (UU 13/2003 Pasal 60)
- Karyawan kontrak (PKWT) tidak boleh diberi masa percobaan — kalau ada klausul probation di kontrak PKWT-mu, itu patut ditanyakan (UU 13/2003 Pasal 58)
- THR jadi hakmu setelah 1 bulan kerja terus-menerus, dihitung prorata (Permenaker 6/2016)
- Perusahaan wajib mendaftarkanmu ke BPJS Kesehatan & Ketenagakerjaan (UU 24/2011)
- Slip gaji adalah hakmu — jangan ragu memintanya tiap gajian (PP 36/2021)
Bandingkan tawaranmu dengan upah minimum daerah kerja di halaman UMR/UMK.
Kalau Kamu Magang: Aturannya Berbeda
Peserta magang berstatus peserta pelatihan, bukan pekerja — jadi kerangka haknya lain (Permenaker 6/2020):
- Kamu berhak uang saku yang mencakup transport, uang makan, dan insentif, sesuai perjanjian pemagangan
- Uang saku tidak diikat UMP — karena statusmu bukan pekerja. Jadi uang saku di bawah UMP bukan otomatis pelanggaran
- Wajib didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan minimal program JKK (kecelakaan kerja)
- Berhak dibimbing mentor dan mendapat sertifikat setelah selesai
- Durasi magang maksimal 1 tahun
Tanda bahaya yang perlu diwaspadai: magang tanpa perjanjian tertulis, tanpa program pembelajaran yang jelas, atau yang isinya sepenuhnya pekerjaan operasional seperti karyawan biasa tanpa hak karyawan.
Membagi Gaji Pertama
Godaan terbesar gaji pertama adalah menghabiskannya untuk merayakan — dan itu wajar, kamu memang pantas merayakannya. Yang perlu dijaga cuma proporsinya. Kerangka yang mudah diikuti: 50/30/20 — 50% kebutuhan, 30% keinginan, 20% tabungan.
Urutan prioritas untuk beberapa bulan pertama:
- Dana darurat — target awal 3× pengeluaran bulanan. Ini yang menyelamatkanmu kalau kontrak tidak diperpanjang. Hitung di Kalkulator Dana Darurat
- Rekening terpisah — satu untuk belanja, satu untuk tabungan. Saldo yang tercampur hampir selalu terpakai
- Hindari cicilan konsumtif di tahun pertama — paylater dan kredit gadget paling gampang menjerat saat penghasilan baru mulai stabil
- Sisihkan untuk keluarga & diri sendiri — masukkan ke rencana, bukan sisa. Yang direncanakan lebih jarang jadi penyesalan
Susun pembagiannya di Kalkulator Budget Bulanan.
Yang Bisa Dinegosiasikan (dan yang Tidak)
Umumnya bisa dinegosiasikan:
- Nominal gaji — terutama kalau kamu punya alasan konkret (skill spesifik, portofolio, pengalaman magang relevan)
- Tanggal mulai kerja
- Skema kerja (WFH/hibrida), jika posisinya memungkinkan
- Tunjangan tertentu, misalnya transport atau pelatihan
Biasanya tidak bisa:
- Struktur payroll dan tanggal gajian perusahaan
- Kewajiban BPJS dan potongan pajak — itu ketentuan peraturan
- Kebijakan cuti standar perusahaan
Tips: kalau perusahaan tidak bisa menaikkan gaji, tanyakan kapan dan bagaimana review kenaikan dilakukan. Jawabannya memberi tahu banyak hal tentang perusahaan itu.