Apa Itu UMR, UMP, dan UMK?
Banyak orang pakai istilah "UMR" untuk menyebut gaji minimum. Tapi sebenarnya, istilah resminya sudah berubah. Ini bedanya:
- UMR (Upah Minimum Regional): Istilah lama yang sudah nggak dipakai secara resmi sejak tahun 2000-an. Tapi banyak orang masih menyebutnya UMR.
- UMP (Upah Minimum Provinsi): Gaji minimum yang berlaku untuk seluruh kabupaten/kota dalam satu provinsi. Ditetapkan oleh gubernur.
- UMK (Upah Minimum Kabupaten/Kota): Gaji minimum khusus untuk kabupaten/kota tertentu. Biasanya lebih tinggi dari UMP. Ditetapkan oleh gubernur atas usul bupati/walikota.
Intinya: UMK >= UMP. Kalau daerahmu punya UMK, yang berlaku adalah UMK (bukan UMP). Kalau nggak ada UMK, baru pakai UMP.
UMP dan UMK 2026: Apa yang Berubah?
Setiap akhir tahun, pemerintah menetapkan kenaikan upah minimum untuk tahun berikutnya. Untuk 2026, formula kenaikan berdasarkan PP 49/2025:
UMP/UMK 2026 = UMP/UMK 2025 x (1 + % kenaikan)
Faktor kenaikan memperhitungkan:
- Inflasi tahunan
- Pertumbuhan ekonomi nasional/daerah
- Indeks tertentu sesuai PP Pengupahan
Rata-rata kenaikan UMP 2026 berkisar antara 5% - 8% tergantung provinsi. Beberapa contoh UMP 2026:
- DKI Jakarta: Rp 5.729.876
- Jawa Barat: Rp 2.191.654
- Jawa Timur: Rp 2.145.418
- Bali: Rp 2.984.800
Ingat, UMK di kota-kota industri bisa jauh lebih tinggi dari UMP. Misalnya UMK Kota Bekasi atau Karawang bisa di atas Rp 5 juta meskipun UMP Jawa Barat sekitar Rp 2,1 juta.
Cara Mengetahui UMK Daerahmu
Ada beberapa cara untuk cek UMK daerah kamu:
- Cara paling gampang: Gunakan fitur Cek UMR/UMK 2026 di KitaCoba. Tinggal pilih provinsi dan kabupaten/kota, langsung keluar angkanya.
- Website resmi: Cek di website Dinas Tenaga Kerja provinsi atau kabupaten/kota kamu.
- Keputusan gubernur: UMK ditetapkan lewat Surat Keputusan (SK) Gubernur yang biasanya terbit November-Desember tahun sebelumnya.
Yang perlu kamu tahu:
- UMK berlaku mulai 1 Januari setiap tahunnya
- UMK adalah gaji bruto (sebelum dipotong BPJS dan pajak)
- UMK berlaku untuk karyawan dengan masa kerja kurang dari 1 tahun
- Karyawan di atas 1 tahun seharusnya sudah di atas UMK (melalui struktur dan skala upah perusahaan)
Apa yang Harus Dilakukan Jika Gaji di Bawah UMK?
Kalau kamu merasa gaji kamu di bawah UMK, ini langkah-langkah yang bisa kamu ambil:
1. Pastikan dulu perhitungannya benar
UMK itu acuannya gaji bruto (sebelum dipotong apa-apa). Jadi bandingkan gaji pokok + tunjangan tetap kamu dengan UMK. Jangan bandingkan take-home pay karena itu sudah dipotong BPJS dan pajak.
2. Bicarakan dengan HRD
Kadang ada salah hitung atau kamu belum tahu struktur upah lengkapnya. Tanyakan baik-baik ke HRD.
3. Laporkan ke Dinas Tenaga Kerja
Kalau memang gaji kamu di bawah UMK dan perusahaan nggak mau memperbaiki, kamu berhak melapor ke Dinas Tenaga Kerja kabupaten/kota setempat. Perusahaan yang membayar di bawah UMK bisa dikenakan sanksi pidana sesuai UU Cipta Kerja.
4. Pengecualian
Usaha mikro dan kecil (UMK usaha) boleh membayar di bawah upah minimum berdasarkan kesepakatan dengan karyawan (PP 51/2023). Tapi ini harus ada perjanjian tertulis.
UMK vs Gaji Bersih: Jangan Bingung
Ini salah satu kebingungan paling umum di kalangan pekerja muda. UMK yang diumumkan pemerintah itu adalah gaji bruto, bukan yang masuk ke rekening kamu.
Contoh: UMK daerahmu Rp 5.000.000
Potongan wajib dari gaji kamu:
- BPJS Kesehatan (1%): Rp 50.000
- JHT (2%): Rp 100.000
- JP (1%): Rp 50.000
- PPh 21 (TER): sekitar Rp 0 - Rp 25.000 (tergantung status PTKP)
Total potongan: sekitar Rp 200.000 - Rp 225.000
Gaji bersih (take-home pay): sekitar Rp 4.775.000 - Rp 4.800.000
Jadi kalau gaji bersih kamu sedikit di bawah angka UMK, itu mungkin karena potongan BPJS dan pajak — bukan berarti perusahaan bayar di bawah UMK. Gunakan Kalkulator BPJS dan Kalkulator PPh 21 di KitaCoba untuk mengecek.