Daftar Haji Sekarang,
Berangkat Umur Berapa?
Antrean ±26,4 tahun dan seragam se-Indonesia — makin cepat porsi terbit, makin muda kamu berangkat
Tentang Kalkulator Ini
Antrean haji tidak menunggu kamu siap
Masa tunggu berjalan sejak nomor porsi terbit — dan porsi terbit setelah setoran awal Rp 25.000.000. Setiap tahun menunda setoran itu, usia keberangkatanmu mundur setahun penuh.
Kalkulator ini menghitung kapan porsimu bisa terbit dan tahun berapa kamu berangkat — tanpa menebak-nebak biaya 26 tahun ke depan.
Daftar boleh sejak umur 12 tahun (PMA 13/2021)
Nomor porsi didapat setelah setoran awal Rp 25.000.000 di bank syariah (BPS-BPIH)
Nabung per bulan
Buat patokan biaya pelunasan hari ini
Perkiraan berangkat haji
2054–2055
sekitar umur 53–54
Dengan porsi didapat ~tahun 2028 (nabung 25 bulan lagi) + masa tunggu ±26,4 tahun (seragam nasional)
Menuju setoran awal 🎯
Rp 0 dari Rp 25.000.000 — kurang Rp 25.000.000 (~25 bulan dengan Rp 1 jt/bulan)
Tiap tahun menunda = berangkat setahun lebih tua ⏳
| Daftar | Berangkat | Umurmu |
|---|---|---|
| Tahun ini | ~2052 | 51 tahun |
| +1 tahun | ~2053 | 52 tahun |
| +3 tahun | ~2055 | 54 tahun |
| +5 tahun | ~2057 | 56 tahun |
Karena masa tunggu berjalan dari tanggal porsi, bukan dari niat. Ini alasan orang daftar muda.
Biaya pelunasan (patokan hari ini) 💳
Bipih 2026 embarkasi Jakarta (Pondok Gede/Bekasi): Rp 58.542.722 — dilunasi menjelang berangkat, setelah dikurangi setoran awal dan nilai manfaat kelolaan BPKH.
Biaya di tahun keberangkatanmu tidak bisa diprediksi — tidak ada yang tahu harga 26–27 tahun lagi. Angka ini patokan hari ini saja; yang pasti perlu disiapkan sekarang adalah setoran awal Rp 25 jt.
Mulai dari setoran awalnya 🚀
Kasih tahu keluarga 🕋
Masa tunggu ±26,4 tahun adalah perkiraan dari formula kuota 2026 (proporsional daftar tunggu, UU 14/2025) — bisa berubah tiap tahun mengikuti kuota dari Arab Saudi dan kebijakan Kemenhaj; pemerintah menyatakan ingin memangkasnya. Setoran awal Rp 25 jt sesuai ketentuan berlaku (usulan kenaikan ke Rp35 juta masih wacana). Haji khusus/plus menunggu 5–9 tahun dengan biaya jauh lebih besar. Data per Agustus 2026. Semua perhitungan dilakukan di browser — tidak ada data yang dikirim.
Alat Terkait
Kenapa Antrean Haji Sekarang Seragam ±26,4 Tahun
Dulu masa tunggu haji berbeda jauh antar provinsi — ada yang belasan tahun, ada yang lebih dari 40. Sejak kuota keberangkatan 2026, pembagian kuota provinsi memakai formula baru berdasarkan UU 14/2025: jumlah daftar tunggu provinsi dibagi total daftar tunggu nasional, dikali kuota nasional. Hasilnya, masa tunggu di mana pun kamu mendaftar menjadi sekitar 26,4 tahun.
Konsekuensinya sederhana tapi besar: usia keberangkatanmu hampir sepenuhnya ditentukan oleh kapan porsimu terbit. Daftar umur 25, berangkat sekitar umur 51. Daftar umur 40, berangkat sekitar umur 66 — di usia yang menuntut fisik jauh lebih hati-hati untuk ibadah seberat haji. Karena itu pula PMA 13/2021 membuka pendaftaran sejak umur 12 tahun, dan banyak orang tua mendaftarkan anaknya sedini itu.
Porsi Dulu, Baru Antre — Bukan Sebaliknya
Antrean tidak berjalan dari niat atau dari saldo tabungan — ia berjalan dari nomor porsi, dan porsi terbit setelah setoran awal Rp 25.000.000 disetor lewat bank syariah BPS-BPIH. Itu sebabnya target keuangan yang benar untuk haji bukan "kumpulkan Rp90 juta dulu", melainkan "capai Rp 25.000.000 secepatnya" — sisanya masih punya waktu ±26 tahun untuk disiapkan.
BPIH, Bipih, dan Nilai Manfaat
- BPIH — biaya penyelenggaraan total per jemaah (mendekati Rp90 juta).
- Bipih — bagian yang dibayar jemaah. Tahun 2026 rata-rata Rp 54.190.000, berbeda per embarkasi.
- Nilai manfaat — selisihnya, ditutup dari hasil kelolaan BPKH atas dana haji (termasuk setoran awalmu selama masa antre).
Kalkulator ini sengaja tidak memproyeksikan Bipih di tahun keberangkatanmu — tidak ada yang tahu harga 26 tahun lagi, dan angka palsu lebih berbahaya daripada ketidakpastian yang jujur. Patokan hari ini cukup untuk satu keputusan yang nyata: mulai menabung setoran awal sekarang.
Terakhir diperbarui: Agustus 2026
Bipih 2026 per Embarkasi
| Embarkasi | Bipih (dibayar jemaah) |
|---|---|
| Aceh | Rp 45.109.422 |
| Medan | Rp 46.163.512 |
| Padang | Rp 47.869.922 |
| Yogyakarta | Rp 52.955.422 |
| Solo | Rp 53.233.422 |
| Batam | Rp 54.125.422 |
| Palembang | Rp 54.206.922 |
| Lombok | Rp 54.951.822 |
| Banjarmasin | Rp 55.538.922 |
| Balikpapan | Rp 55.575.922 |
| Makassar | Rp 55.893.179 |
| Jakarta (Pondok Gede/Bekasi) | Rp 58.542.722 |
| Kertajati | Rp 58.559.022 |
| Surabaya | Rp 60.645.422 |
Bipih 1447 H/2026 M (rata-rata Rp 54.190.000), data per Agustus 2026. Ditetapkan ulang tiap tahun — selisih terhadap BPIH ditutup nilai manfaat BPKH.
Pertanyaan Seputar Daftar & Antrean Haji
Berapa lama antrean haji reguler sekarang?
Berapa setoran awal daftar haji dan ke mana bayarnya?
Kenapa harus daftar haji dari muda?
Total biaya haji reguler berapa sih?
Biaya haji 26 tahun lagi kira-kira berapa?
Apa bedanya haji reguler, haji plus, dan furoda?
Uang setoran awal bisa ditarik lagi kalau berubah pikiran?
Nabung haji lebih baik di tabungan biasa atau tabungan haji?
Catatan
Masa tunggu ±26,4 tahun adalah perkiraan dari formula kuota saat ini — kuota tahunan dari Arab Saudi dan kebijakan Kemenhaj bisa mengubahnya, dan pemerintah menyatakan ingin memangkasnya di bawah 26 tahun. Perlakukan tahun keberangkatan sebagai ancang-ancang, bukan janji.
Setoran awal Rp 25.000.000 adalah ketentuan yang berlaku saat ini; usulan kenaikan ke Rp35 juta (BPKH, Juni 2026) belum ditetapkan. Bipih ditetapkan ulang tiap tahun. Cek info resmi di kanal Kementerian Haji dan Umrah serta BPKH sebelum mengambil keputusan.
Semua perhitungan dilakukan di browser — tidak ada data yang dikirim ke server. KitaCoba bukan penyelenggara perjalanan haji. Terakhir diperbarui: Agustus 2026.