KitaCoba

Kalkulator Pencairan JHT:
Cair Berapa Setelah Pajak?

Resign, PHK, atau ambil sebagian — hitung yang benar-benar masuk rekeningmu

🟢 Sesuai PP 46/2015 · PP 68/2009 🔒 Tanpa login · data tidak disimpan

Rumus Pencairan JHT

Diterima = saldo dicairkan − PPh 21 final

Pajak: 0% sampai Rp 50.000.000 · 5% atas kelebihannya

Iuran 5.7% upah (2% pekerja + 3.7% perusahaan) · beda dari pajak pesangon yang berlapis

Saldo JHT-mu

Buka aplikasi JMO → menu Jaminan Hari Tua → saldo terakhir. Angka ini paling akurat.

Rp

Menentukan apakah kamu boleh mencairkan sebagian (minimal 10 tahun)

Cair 100% setelah masa tunggu 1 bulan sejak tanggal berhenti

Isi saldo JHT-mu — kita hitung cair berapa setelah pajak

Apa Itu JHT dan Kenapa Saldonya Lebih Besar dari Potongan Gajimu

Jaminan Hari Tua (JHT) adalah tabungan wajib yang dikelola BPJS Ketenagakerjaan. Tiap bulan iurannya 5.7% dari upah — tapi hanya 2% yang dipotong dari gajimu; sisanya 3.7% dibayar perusahaan. Keduanya masuk ke saldo atas namamu.

Itulah kenapa banyak orang kaget saat pertama membuka JMO: saldonya jauh lebih besar daripada total potongan di slip gaji. Bagian perusahaan bukan biaya yang hilang — itu uangmu yang dititipkan.

Kapan Bisa Dicairkan

Kondisi Porsi Syarat
Resign / PHK 100% Masa tunggu 1 bulan sejak berhenti
Usia 56 tahun 100% Tanpa masa tunggu
Cacat total / meninggal 100% Untuk meninggal, diajukan ahli waris
Masih bekerja 10% Peserta ≥ 10 tahun — persiapan pensiun
Masih bekerja 30% Peserta ≥ 10 tahun — khusus DP rumah

Pencairan sebagian hanya boleh salah satu (10% atau 30%) dan dilakukan sekali.

Pajaknya Beda dari Pesangon

Ini yang paling sering salah dihitung. Pesangon dikenakan tarif final berlapis (0% / 5% / 15% / 25%), sedangkan JHT hanya dua lapis: bebas pajak sampai Rp 50.000.000, lalu 5% atas kelebihannya — berapa pun besarnya. Keduanya sama-sama diatur PP 68/2009, tapi dengan tabel yang berbeda.

Konsekuensinya: untuk saldo besar, pajak JHT jauh lebih ringan daripada pesangon dengan nominal yang sama. Kalau kamu kena PHK dan menerima keduanya, hitung masing-masing terpisah — jangan dijumlahkan lalu dikenakan satu tarif.

Haruskah Dicairkan Semua?

Belum tentu. Saldo yang kamu tinggalkan tetap berkembang, dan undang-undang menjamin hasil pengembangannya minimal setara bunga deposito bank pemerintah — sering kali lebih baik daripada tabungan biasa. Kalau kamu sudah punya pekerjaan baru dan tidak sedang butuh dana, membiarkannya bisa jadi pilihan yang masuk akal. Kalau sedang tanpa penghasilan, cairkan secukupnya untuk dana darurat →

Terakhir diperbarui: Agustus 2026

Dasar Acuan

Komponen Sumber Keterangan
Iuran 5.7% PP 46/2015 2% pekerja + 3.7% pemberi kerja
Syarat & porsi pencairan PP 46/2015 jo. Permenaker 100% saat berhenti kerja; 10%/30% saat masih bekerja
PPh 21 final PP 68/2009 0% s.d. Rp 50.000.000, 5% atas kelebihannya
Hasil pengembangan UU SJSN / PP 46/2015 Dijamin minimal setara bunga deposito bank pemerintah

Cara Menggunakan

  1. 1 Cek saldo di aplikasi JMO — menu Jaminan Hari Tua. Kalau belum sempat, pakai mode perkiraan dari gaji.
  2. 2 Isi lama kepesertaan — menentukan boleh tidaknya pencairan sebagian.
  3. 3 Pilih alasan pencairan — resign, PHK, pensiun, atau sebagian.
  4. 4 Lihat hasil bersihnya — lalu rencanakan uangnya sebelum cair, bukan sesudah.

Pertanyaan Seputar Pencairan JHT

JHT saya cair berapa setelah resign?
Kalau kamu resign atau kena PHK, saldo JHT bisa dicairkan 100% setelah masa tunggu 1 bulan sejak tanggal berhenti kerja. Dari jumlah itu dipotong PPh 21 final: 0% untuk bagian sampai Rp 50.000.000, dan 5% atas kelebihannya. Jadi kalau saldomu Rp40 juta, kamu terima utuh Rp40 juta.
Berapa pajak pencairan JHT?
PPh 21 final sesuai PP 68/2009: 0% sampai Rp 50.000.000, lalu 5% atas kelebihannya. Contoh: cair Rp80 juta → pajak (80 − 50) × 5% = Rp1,5 juta, diterima Rp78,5 juta. Perhatikan ini berbeda dari pajak pesangon yang berlapis 0%/5%/15%/25% — JHT hanya dua lapis.
Bisa cairkan JHT tanpa resign?
Bisa, tapi hanya sebagian dan syaratnya masa kepesertaan minimal 10 tahun. Pilihannya: 10% untuk persiapan pensiun, atau 30% khusus uang muka pembelian rumah. Hanya boleh pilih salah satu, dan dilakukan sekali. Sisa saldonya tetap tersimpan dan terus berkembang.
Iuran JHT berapa persen dari gaji?
Total 5.7% dari upah: 2% dipotong dari gajimu dan 3.7% dibayar perusahaan. Keduanya masuk ke saldo JHT atas namamu — jadi bagian perusahaan itu juga uangmu, bukan biaya yang hilang.
Kapan JHT cair 100%?
Ada lima kondisi: resign, kena PHK, mencapai usia pensiun 56 tahun, cacat total tetap, dan meninggal dunia (diajukan ahli waris). Untuk resign dan PHK berlaku masa tunggu 1 bulan; sisanya tidak.
Bedanya JHT dan JP (Jaminan Pensiun) apa?
JHT adalah tabungan hari tua yang bisa dicairkan sekaligus saat berhenti kerja atau pensiun. JP (Jaminan Pensiun) dibayarkan sebagai uang bulanan seumur hidup mulai usia pensiun dan tidak bisa diambil sekaligus, kecuali masa iurannya sangat pendek. Keduanya program berbeda dengan iuran terpisah, jadi jangan tertukar saat menghitung.
Cara klaim JHT paling cepat?
Untuk saldo di bawah Rp 10.000.000, klaim bisa dilakukan langsung lewat aplikasi JMO (Jamsostek Mobile) dan prosesnya instan tanpa wawancara. Di atas itu, klaim lewat Lapak Asik online atau datang ke kantor cabang. Siapkan KTP, KK, kartu BPJS Ketenagakerjaan, buku rekening, dan surat keterangan berhenti kerja.
Saldo yang tidak dicairkan tetap berkembang?
Ya. Saldo JHT yang kamu tinggalkan tetap dikelola BPJS Ketenagakerjaan dan mendapat hasil pengembangan — undang-undang menjamin tingkatnya minimal setara bunga deposito bank pemerintah berjangka satu tahun. Karena itu, mencairkan seluruhnya saat belum butuh bukan selalu pilihan terbaik.

Disclaimer

Perhitungan ini estimasi edukatif. Saldo resmi dan jumlah pencairan yang sah hanya dari BPJS Ketenagakerjaan — cek lewat aplikasi JMO atau kantor cabang.

Jika kamu melakukan pencairan lebih dari sekali, perlakuan batas bebas pajak Rp50 juta bisa dihitung kumulatif. Konfirmasi ke BPJS Ketenagakerjaan atau kantor pajak untuk kasus spesifikmu.

KitaCoba.com bukan lembaga resmi jaminan sosial atau perpajakan. Semua perhitungan dilakukan di browser — tidak ada data yang dikirim ke server. Terakhir diperbarui: Agustus 2026.